- Irit!, saya sering kali ditanya oleh temen temen tentang daihatsu ayla apa kelebihan mobil ini, saya jawab irit, saya hampir lupa pom bensin, bayangkan dari brebes jakarta saya cukup hanya isi 120k bensin dan itupun masih sisa beberapa strip.
- Biaya Perawatan Murah!, biaya perawatan yang relatif murah dibandingkan dengan kendaraan lain tentunya selain murah juga mudah karena astra internasional memiliki jaringan sangat luas'
- Mampu dibawa ke luar kota, daihatsu ayla memang mobil kota, atau city car, tapi terbukti tangguh saat dibawa perjalanan panjang dan jauh, tidak ada keluhan, asal jalannya hati hati, tanjakan yang ekstrim sekalipun masih kuat naik, pengalaman penulis ya...
- Mudah cari tempat parkir, karena bodynya yang mungil tentu saja mudah cari tempat parkir
- Keren di modifikasi, daihatsu ayla jika di dandanin akan terlihat mewah dan bentuknya memang sangat mendukung untuk di modifikasi.
- Mobil Kecil Tapi Lega, banyak yang memberikan komentar setelah mereka mencoba masuk loh kok di dalamnya lega ya... ini saya menilai kehebatan perancang dari tim daihatsu, dari luar terlihat mungil tapi pas masuk ke dalam cukup luas, jika dibandingkan dengan LCGC sekelasnya.
- Disempurnakan di Ayla Baru atau New Ayla, bagi anda yang berminat membeli ayla tidak perlu khawatir, new ayla atau ayla baru sudah disempurnakan, diantaranya peredam yang lebih baik, body dan desain yang lebih menarik, bemper yang lebih keren, cc ada yang lebih besar sampe 1200 cc dan desain interior yang ciamik.
- Mesin Ayla 1000cc tangguh, konon katanya mesin cc 1000 itu taangguh, cuma ya itu agak kasar suara mesinnya, sepertiya pernyataan itu benar, terbukti saya tidak pernah ada keluhan, selain ganti ban dan aki hehe he serta body yang mulai baret baret... wjaar lah ya..ga pernah di steam apalagi di salon wakakak
- Banyak teman, karena ayla kendaraanya banyak otomatis banyak temen terlebih jika anda masuk komunitas Daihatsu Ayla Astra Community, Komunitas pelopor Indonesia Ayo aman berlalu lintas. tertib dan ber jejaring nasional.
Salam Solidarity and humanity







0 komentar:
Posting Komentar