Ban Kendaraan selalu memiliki cerita, fakta bahkan mitos bagi pengendara. namun terlepas dari cerita semua orang penulis disini memiliki sedikit cerita untuk di share sebagai pengalaman.
Ban mobil memang idealnya harus sama baik spesifikasi, merk maupun durasi waktu. mengapa demikian konon ban yang berbeda jenis akan berbeda pula daya cengkramnya, dan masih banyak hal hal lain yang tentunya sangat membahayakan pengendara.
baiklah saya akan coba cerita sedikit,
awalnya saya sering melakukan perjalanan Jakarta - Brebes, hampir setiap minggu. akibat dari itu cerita seputaran kempes kena paku lah, kempes ban secara alamiah lah, baut kendor lah dan lain lain sering saya alami. karena disini fokusnya masalah ban saya akan coba ceritakan pengalaman saya mengganti ban saat darurat.
saat itu ban kendaraan saya mengalami bocor saat di cek ternyata sudah banyak tambalan dan bengkel bilang tidak mungkin di tambal alhasil saya ganti baru, saya minta ganti yg sama ternyata stok tidak ada, akhirnya saya gantai dengan yg ada saja tapi ukuran sama.
disini artinya kondisi ban depan saya sebelah kanan baru dan kiri lama.
saat jalan ada beberapa kondisi yang berbeda saat dirasakan diantaranya adalah ;
1. Kondisi setir tidak lurus, itu pada mobil saya ngga tahu kalo yg lain
2. Setir lurus ternyata mobil berlahan itu mengarah ke kiri
3. dalam kondisi kendaraan kecepatan tinggi kita harus kuat memegang stir mobil karena kondisi mobil mengarah ke kiri.
4. setelah beberapa minggu ternyata ban sebelah kiri yang lama itu kempes kembali
setelah saya cek ternyata ......
BAN SEPERTI DI KUPAS ATAU DI SAYAT PISAU saya jga tidak mengerti apakah saya yg salah dalam berkendara atau memang kondsi awal itu, atau memang saya memaksa ban kenadaraan di area atau permukaan keras seperti coran dan sebagainya, sampai sampai bagian dalam ban kawat kawatnya itu tampak terlihat ,.
WOW!!! mengerikan...
akhirnya dengan kondisi yang tidak bisa lagi perdayakan tuh ban maka saya kembali membeli ban, saat itu kejadiannya malam, cukup sulit menncari toko yang buka, sukur beberapa sahabat dari DAAC sudi menemani saya dibawah pohon gelap dimalam hari *agak lebay!
singakt cerita ban saya kembali baru yang sebelah kiri namun tetap tidak sama merk dan waktu pasangnya, alhasil gimana ? ya tetep sama,
akhirnya saya putuskan dalam kondisi kkendaraan seperti itu maka yang harus dilaukan adalah ;
1. datang ke bengkel
2. sporing dan balancing
3. cek kondisi mesin standar.
alhasil...lumayan lah stir sudah lurus dan skrg tidak belok kiri lagi...
nah pertanyaannya saat kondisi tahu seperti itu kenapa ngga ganti dua-duanya ????
jawaban saya sederhana!
GA ADA DUIT! PUAS LO!
jadi begitu saja sekelumit cerita saya,
JIKA ADA DUIT GANTI DENGAN YANG TERBAIK
Jika tidak ada Duit ga usah ganti, diem aja dirumah,
jika ada duitnya sedikit cari yang sesuai dengan tetap perhatikan keselamatan berkendara.
#IndonesiaAyoAmanBerlaluLintas
#SayaPeloporIndonesiaAyoAmanBerlaluLintas
#IAABL2017-2018
#YonoMaulana







0 komentar:
Posting Komentar